RSS

Pages

Is it right?

Hollaaa! Udah lama ga buka blog. Jadi dulu ini blog dibuat cuma untuk memenuhi tugas sekolah aja. Dari pada useless, lebih baik gue isi kan??

Nah, belakangan pikiran ini agak mengganggu, bahkan bikin pusing. Jadi gue berniat mengeluarkannya. Gini ceritanya. Temen (lumayan deket) gue, orangnya baik banget. Suka membantu (ini serius). Lu minta tolong apa aja, sebisa mungkin dia bakal bantu. Apalagi kalo udah mendesak bgt. Kayak nitip ngeprint tugas, tipsen, minta cariin sesuatu, minjem laptop, dll. Jujur aja, gua suka sama sikap baiknya dia. Tapi satu yang ga gue suka, beberapa kali dia bilang bahwa dia percaya kalo dia berbuat baik dan mau nolong orang, suatu saat dia terjatuh dan membutuhkan pertolongan, akan ada orang-orang yang membantunya. Istilahnya seperti balas budi. Gua cukup setuju sih dengan pemahaman yang udah umum ini. Dan sesuai juga sama hukum tabur tuai yang gue percayai.

Tapi yang janggal, lama-kelamaan gua perhatiin konsep ini jadi kayak apa-apa lu mengharapkan imbalan, meskipun ga secara langsung. Tanpa sadar, saat lu melakukan sesuatu, lu mengharapkan hal yang sama (kebaikan) terjadi pada lu di suatu hari nanti. Dan hal ini terbukti saat temen gue butuh pertolongan, tapi temannya ga bisa bantu, seketika dia langsung ngedumel. Lagi-lagi tanpa sadar, dia menghitung apa yang telah dilakukannya kepada temannya tersebut, namun dia ga dapet balasan yang setimpal.

Jadi setelah gue renungkan, poin pertama yang gua dapatkan dari kasus ini, memang benar firman Tuhan dalam Alkitab, kita harus hidup di dalam kasih. Berbuat atau melakukan segala sesuatu dengan penuh kasih. Seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia, bukan pula agar kita dapat balasan kebaikan di masa depan.

Poin kedua, kalau pun kita terjatuh dan butuh pertolongan, harusnya kita hanya berharap kepada Tuhan Allah saja, bukan berharap ditolong manusia. Meminta, berseru, dan memohon pertolongan pada Tuhan, karena tangan-Nya tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar seruan-seruan kita. Percaya deh, pertolongan dari Tuhan itu ga pernah terlambat. Selalu tepat pada waktunya. Dan saat waktu tersebut itu tiba, kita sadar bahwa kebaikan Tuhan nyata dalam hidup kita melalui orang-orang di sekitar kita. /pertolongan dari Tuhan melalui manusia, bukan murni dari manusia/

Tulisan ini cuma sekedar opini gua aja sih, yang kebetulan ga sejalan sama pemikiran temen gua. Jugaaaa, sebagai reminder buat gua untuk selalu berharap dan mengandalkan Tuhan. Kalau temen-temen punya pendapat sendiri dan mau share, boleh disampaikan di kolom komentar atau pc aja yahh~

Thank you for reading, pals! Gutnait&Gbu:*

My Jester Suit

Jester Suit
by Yura

Here comes a new day with the same suit
He must go to neverland
Here comes a new day with the same suit
with bad feeling, with bad feeling

All day long without smiling
He still couldn't entertain the chilldren
All day long without smiling
Not to worry, life's flat everyday

They don't know who i am
They shouldn't know me
It's just like i'm happy to make them happy
People love my suit, my jester suit

I wish my face was like my suit
Never ever stop smiling at everyone
People love my suit, my jester suit


I'm Waiting

Menunggu
oleh Payung Teduh

Ingatkah kau, kita habiskan malam di bawah bulan
bercerita tentang hujan dan kecantikan malam..
Ingatkah kau, kita habiskan malam di bawah bulan
bercerita tentang hujan dan kecantikan malam..


Dan aku masih di sini
menunggu waktu menjemputku..
Dan aku masih di sini
menunggu waktu menjemputku..

Layangkan pandang ke penjuru bumi
pasti akan kau temui
perjalanan kita 'tak pernah sama..


source: Google

Just Sharing

Mari Bercerita
oleh Payung Teduh

Seperti yang biasa kau lakukan

Ditengah perbincangan kita,

Tiba-tiba kau terdiam

Sementara ku sibuk menerka apa yang ada di fikiranmu.

Sesungguhnya berbicara dengan mu
Tentang segala hal yang bukan tentang kita,

Mungkin tentang ikan paus dilaut

Atau mungkin tentang bunga padi disawah.
Sungguh bicara denganmu tentang segala hal yang bukan tentang kita,
Selalu bisa membuat semua lebih bersahaja…



Malam jangan berlalu…
Jangan datang dulu terang.
Telah lama ku tunggu…
Kuingin berdua dengan mu.
Biar pagi datang
Setelah aku memanggil..  terang…
Aihh.. pencuri kau, terang...
terang... 
Malam jangan berlalu… (terang)...
Ingin berdua dengan mu.. (terang)...

Telah lama ku tunggu… (terang)...
Aihh.. pencuri kau, terang..


source: Google